Video Animasi VS Live Action, Kelebihan Dan Kekurangannya

Video Animasi VS Live Action, Kelebihan Dan Kekurangannya

Sebuah video bisa menjadi media pendukung yang sangat dahsyat dalam proses pemasaran Anda. Ada beberapa jenis video yang bisa Anda pilih. Dari sekian banyak pilihan tersebut, dua jenis video yang paling populer adalah video animasi vs live action. Manakah yang paling baik? Baca terus artikel ini agar Anda bisa menentukan pilihan Anda dengan bijak.

Video animasi vs live action, apa bedanya?

Video animasi

Sebuah video animasi memiliki berbagai elemen yang harus dilengkapi dalam proses pembuatannya. Awalnya, Anda harus mempersiapkan naskah atau jalan cerita dari video yang akan dibuat. Kemudian berlanjut pada pembuatan storyboard, animasi, alih suara, penentuan musik, dan efek suara.

Dalam setiap langkahnya, Anda juga harus melakukan perbaikan agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan. Jika Anda memilih animasi dibandingkan live action, Anda harus memutuskan langkah selanjutnya; menyewa jasa freelancer atau meminta bantuan dari perusahaan jasa pembuatan video animasi?

Anda bisa menghemat anggaran jika menggunakan jasa freelancer. Namun Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk mengatur pekerjaan yang harus dilakukan para freelancer tersebut. Hal ini tentunya menjadi biaya tersembunyi yang sering kali terlewatkan saat menghitung pengeluaran Anda.

Tapi jika Anda ingin menggunakan jasa pembuatan video animasi   dari sebuah perusahaan, Anda hanya perlu menyerahkan ide dan konsep yang Anda inginkan. Selanjutnya Anda hanya tinggal menunggu hasilnya saja.

Video live action

man snowboarding on snow during daytime
Pendekatan personal bisa dilakukan dengan Video live action-Unsplash/Natia Rukhadze

Proses pembuatan video animasi vs live action sedikit berbeda. Selain membuat naskah dan storyboard untuk video live action, Anda harus mempersiapkan lokasi syuting, aktor/aktris, asuransi, properti, kostum, dan set. Setelah proses syuting selesai, Anda masih harus menjalani proses editing.

Keuntungan dari video live action ini adalah Anda bisa memanfaatkan apa pun yang sudah Anda miliki. Anda bisa menggunakan rumah atau kantor Anda sebagai lokasi syuting. Anda juga bisa meminta teman dan rekan kerja untuk berakting dalam video Anda.

Bahkan Anda juga bisa melakukan beberapa perubahan dan improvisasi saat sedang membuatnya. Jadi Anda bisa menghindari perubahan yang bisa memakan biaya yang lebih besar. Jadi intinya, pengeluaran Anda tergantung pada sumber daya apa saja yang Anda dapatkan secara gratis dan mana saja yang harus Anda dapatkan dengan uang.

Kelebihan dan kekurangan video animasi vs live action

Video animasi

Kelebihan dari video animasi adalah Anda tidak membutuhkan aktor/aktris atau lokasi yang membuat pengeluaran Anda membengkak. Anda bisa menghemat pengeluaran untuk menyewa pemeran, lokasi, dan kostum untuk hal lainnya.

Jenis video yang satu ini sangat cocok digunakan untuk menggambarkan produk dan layanan abstrak (tidak memiliki bentuk fisik). Video ini bisa menggambarkan suatu topik yang kompleks dengan lebih mudah. Hal ini tentunya bisa membuat penonton lebih mudah memahami pesan yang ingin Anda sampaikan dalam video.

Kekurangan dari video animasi adalah sifatnya yang cenderung impersonal. Selain itu proses pembuatannya juga bisa memakan waktu lebih lama. Video yang lebih kompleks dengan durasi yang lebih panjang tentunya akan menambah waktu pembuatannya.

Video live action

Kelebihan utama dari video ini adalah sifatnya yang lebih otentik. Kehadiran manusia juga bisa memberikan kesan yang lebih personal untuk para penonton. Penyebabnya adalah karena kita cenderung lebih mudah merespons bahasa tubuh lebih cepat daripada animasi.

Proses pembuatannya juga bisa cepat. Tapi hal ini berlaku jika Anda tidak menambahkan elemen yang lebih kompleks dalam video Anda seperti penambahan jumlah pemeran, lokasi, arah kamera, dan sebagainya.

Kelemahan dari video live action berada di anggaran pembuatan yang lebih besar dari jenis animasi. Kualitas pengeditan juga bisa mempengaruhi hasil akhir video Anda. Perubahan video juga akan memaksa Anda untuk melakukan proses syuting kembali. Akibatnya pengeluaran Anda akan bertambah.

Kesimpulan

Jika Anda harus memilih antara video animasi vs live action, semuanya akan kembali pada kebutuhan dan anggaran yang Anda miliki. Konsep Motion bisa membantu Anda untuk menentukan pilah yang tepat antara video animasi vs live action. Hubungi kami dan diskusikan masalah Anda langsung bersama dengan tim kami.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


×

Hi!

Pilih salah satu akun Tim Support kami dibawah ini, melalui WA (0818205904) atau bisa juga kirim email ke [email protected]

× Ada yang bisa kami bantu?